Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2020

Hematologi(I)

Gambar
 HEMATOLOGI           Hematologi adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari darah dan gangguan pada darah. Dengan ilmu hematologi, dokter dapat mendiagnosis dan mengobati berbagai kelainan darah, seperti anemia, gangguan pembekuan darah, hemofilia, dan leukemia.      Dalam hematologi, gangguan darah biasanya terjadi karena adanya penyakit, efek samping obat-obatan, dan kekurangan nutrisi tertentu dalam asupan makanan sehari-hari. Perawatan yang diperlukan untuk penyakit darah bervariasi, tergantung pada kondisi darah dan tingkat keparahannya. Begitu pun dengan perjalanan penyakitnya, karena kondisi tersebut dapat berbeda-beda. Darah dan komponennya mempunyai fungsi lainnya, yaitu:  a) Transportasi (sari makanan, oksigen, Karbondioksida, sisa metabolisme,dan air) b) Transpotasi hormon menuju organ target dan enzim menuju sel sel tubuh c) Termoregulasi (pengatur suhu tubuh) d) Imunitas (pertahanan tubuh terhadap bakteri dan virus)...

AntiHistamin(II)

Gambar
 ANTIHISTAMIN Antihistamin adalah zat-zat yang dapat mengurangi atau menghalangi efek histamin terhadap tubuh dengan jalan memblok reseptor –histamin (penghambatan saingan). Pada awalnya hanya dikenal satu tipe antihistaminikum, tetapi setelah ditemukannya jenis reseptor khusus pada tahun 1972, yang disebut reseptor-H2,maka secara farmakologi reseptor histamin dapat dibagi dalam dua tipe , yaitu reseptor-H1 da reseptor-H2. Berdasarkan penemuan ini, antihistamin juga dapat dibagi dalam dua kelompok, yakni antagonis reseptor-H1 (sH1-blockers atau antihistaminika) dan antagonis reseptor H2 ( H2-blockers atau zat penghambat-asam).   1.H1-blockers (antihistaminika klasik) Mengantagonis histamin dengan jalan memblok reseptor-H1 di otot licin dari dinding pembuluh,bronchi dan saluran cerna,kandung kemih dan rahim. Begitu pula melawan efek histamine di kapiler dan ujung saraf (gatal, flare reaction). Efeknya adalah simtomatis, antihistmin tidak dapat menghindarkan timbulnya reaksi ale...

Antihistamin

Gambar
 A. Pengertian     Antihistamin merupakan obat penghambat reseptor histamin. Senyawa golongan ini bekerja dengan menghambat efek histamin yang dikeluarkan ke dalam darah. Obat-obat golongan antihistamin ini tidak memiliki struktur kimia yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam melakukan analisis kualitatif senyawa-senyawa golongan ini. Antihistamin adalah salah satu obat yang sering diresepkan pada anak-anak hingga orang tua. Dengan demikian penerapan terapi dalam pengobatan diperlukan untuk memastikan penggunaan obat yang tepat untuk mencegah terjadinya kesalahan pemberian obat sehingga tujuan efektivitas terapi dapat tercapai. A ntihistamin bermanfaat besar pada terapi alergi nasal, rhinitis alergika dan mungkin juga pada rhinitis vasomotor. Antihistamin mengurangi sekresi nasal dan bersin tetapi kurang efektif untuk kongesti hidung. Antihistamin topikal digunakan pada mata, hidung dan kulit.      Antihistamin  berbeda-beda dalam lama kerja ser...